Mosasaurus, Predator Ganas Penguasa Lautan – Jika kalian pernah menonton film Jurassic World, bisa jadi kalian ingat dengan dinosaurus air yang ada di dalam film tersebut. Dinosaurus air tersebut adalah Mosasaurus yang digambarkan sebagai dinosaurus predator raksasa yang dapat mengalahkan dinosaurus karnivor yang mirip dengan T-rex yakni Indominus Rex.

Mosasaurus, Predator Ganas Penguasa Lautan

Mosasaurus adalah predator ganas yang hidup dan berkuasa di lautan, merupakan kelompok spesies atau genus dari beberapa famili. Tak hanya berukuran raksasa, beberapa speseis lainnya hanya sebesar lumba-lumba yakni Xenodens Calminechari.

Dikutip dari, salah satu fosil Mosasaurus yang https://www.nicholasproject.org pernah ditemukan yaitu Mosasaurus hoffmani yang diperkirakan mempunyai panjang sekitar 17 meter.

Ukuran Mosasaurus terbesar sebanding dengan ukuran hiu Megalodon. Berdasarkan Alami History Museum yang berada di London, Inggris, hiu raksasa yang hidup antara 15,9 juta sampai 2,6 juta tahun lalu ini cakap mempunyai panjang tubuh sekitar 15 hingga 18 meter.

Mosasaurus yaitu predator laut yang paling dominan pada masanya. Mosasaurus besar kemungkinan akan memakan hampir tiap tipe mangsa yang dapat mereka tangkap, termasuk ikan, hiu, burung laut, sampai Mosasaurus lainnya. Sebagai perumpamaan, Mosasaurus seperti paus Orca di zaman kini.

Fosil Mosasaurus pertama ditemukan di Belanda, separuh abad sebelum peneliti lain menamainya \\\’dinosaurus\\\’. Sisa-sisa fosil pertama kali itu ditemukan di sebuah tambang batu kapur di Maastricht, Belanda pada 1764.

Dia kemudian mulai menarik perhatian masyarakat luas sesudah para pakar paleontologi, seperti Othniel Charles Marsh dan Edward Drinker Cope. Mereka mulai mempelajari kapur-kapur yang berada di pegunungan kapur Kansas dan semenjak dikala itu, Kansas diketahui di dunia sebagai sentra peradaban dan penelitian mosasaurus.

Mosasaurus hidup di lautan Eropa Barat, Maroko, dan Amerika Utara. Hingga dikala ini, cuma lima spesies yang sudah diidentifikasi. Oleh sebab itu, inovasi yang diidentifikasi oleh para peneliti dari Universitas Cincinnati yaitu inovasi yang keenam.

Mosasaurus Ectenosaurus everhartorum yaitu genus kedua Mosasauridae yang adalah inovasi terkini. Fosil ini ditemukan oleh pakar paleontologi bernama Mike dan Pamela Everhart. Mosasaurus menghuni Western Interior Seaway di daerah yang kini disebut Kansas barat.

Menurut hasil fosil yang telah ditemukan, Mosasaurus dikenal menghilang bersama dinosaurus lainnya pada 65,5 juta tahun lalu sesudah asteroid raksasa menubruk Bumi.

Ekosistem laut yang menjadi makanan Mosasaurus lenyap sesudah serangan Asteroid hal yang demikian. Habisnya ekosistem laut membikin semua spesies Mosasaurus mati dan tidak pernah kembali.
Berdasarkan studi dari Netherlands Journal of Geosciences, sesudah Mosasaurus menghilang, jumlah buaya kian meningkat dan mengambil alih peran predator di laut.